|

Assalamu'alaikum wr. wb.,
salam sejahtera untuk kita semua
Program amal rezeki adalah sistem
kegiatan beramal melalui ilmu pengetahuan (Multi Level Amal atau MLA) untuk
menolong sesama, agar Mereka dapat hidup layak dan kehidupan lebih baik menuju
kemandirian dan memberikan rezeki yang tidak disangka-sangka secara nyata untuk
semua.
Semua kalangan bisa beramal di sini tanpa
kecuali. Program amal rezeki ini dibangun sebagai
sistem "PRAKTEK AMAL". Program ini kami fasilitasi semata-mata untuk
berbagi ilmu, menguatkan keimanan, dan mewujudkan perubahan keadaan yang lebih
baik untuk semua. Dan berharap semoga Tuhan meridhoi program Amal Rezeki ini
dan melimpahkan nikmat-Nya yang banyak, khususnya Mereka yang memerlukan pertolongan.
Siapakah MEREKA itu ?

FAKIR
MISKIN
ANAK-ANAK
TERLANTAR
TEMPAT
ATAU RUMAH IBADAH
PANTI-PANTI
SOSIAL
DAN
LAIN SEBAGAINYA
Bagaimana cara beramal di program amal rezeki ini ?
Cara beramal dalam program amal rezeki
ini, yaitu memberikan dana amal kepada Mereka tersebut di atas dengan mendaftarkannya
ke dalam sistem.
Dan
belanjakanlah (harta bendamu) di Jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan
dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya
Allah Menyukai orang-orang yang berbuat baik (QS.2:Al-Baqarah.195).
Jika kamu
menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya
dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik
bagimu. Dan Allah akan Menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu;
dan Allah Mengetahui apa yang kamu kerjakan (QS.2.:Al-Baqarah.271).
1. KELEBIHAN DAN MANFAAT PROGRAM AMAL REZEKI
NO |
U R A I
A N |
CARA
AMAL REZEKI |
CARA KONVENSIONAL
|
1 |
Kegiatan beramal menolong sesama
yang bernilai ibadah melalui ilmu pengetahuan |
Menampakkan
dan Tidak Menampakkan |
Tidak Menampakkan |
|
Pertama,
menampakkan kegiatan beramal
di sini adalah untuk di contoh orang lain secara online sebagai
suatu kegiatan sosial yang bernilai ibadah melalui ilmu pengetahuan (MLA).
Kedua, tidak menampakkannya serupa dengan cara konvensional.
Anda yang beramal tidak akan diketahui oleh siapapun (program ini tidak
memunculkan nama yang beramal atau Pemberi maupun nama Penerima dan hanya
memunculkan nomor keanggotaan atau ID Amal.
|
2 |
Peluang dapat rezeki yang tidak
disangka-sangka |
Ya dan Nyata |
Ya dan Nyata |
|
Pertama, bagi yang
beramal, sistem secara otomatis (random) akan memberikan rezeki yang tidak
disangka-sangka untuk Mereka yang ditolong.
Kedua, secara konvensional, Penerima dapat rezeki langsung
dari Pemberi yang beramal. Tetapi hanya Penerima tertentu yang menerima
rezeki lebih, karena cakupan Pemberi wilayahnya yang terbatas. Nyata di
sini adalah keyakinan dan keikhlasan hati seseorang kepada Tuhan yang
Maha Pengasih dan Maha Penyayang dari setiap kebajikan yang dilakukannya,
maka cepat atau lambat Tuhan pasti mengabulkan permintaan hamba Nya. |
3 |
Potensi pengembangan ilmu pengetahuan
dan kemampuan diri, khususnya bagi Penerima |
Ya dan Nyata |
Ya dan Nyata |
Pertama, setiap Penerima akan
berusaha untuk belajar dan memperkaya ilmu pengetahuan (aktif), khususnya
Penerima dan Pemberi yang awam teknologi komputer, internet dll.
Kedua, pemberi berperan aktif membekali ilmu pengetahuan
untuk kemajuan Penerima yang masih awam, agar kemampuan diri Penerima
bisa lebih meningkat. Nyata di sini adalah dengan keyakinan, ikhtiar
dan kemauan diri yang kuat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, maka
kemampuan diri bisa lebih meningkat.
|
Menjalani hidup dan kehidupan ini, kita
pasti berharap bisa mendapat rezeki yang halal dan barokah. Membuat hidup bahagia
dan sejahtera di dunia dan akhirat. Pertanyaannya adalah,
Bagaimana
cara mendapatkan rezeki yang halal dan barokah ?
Esensi rezeki itu sesungguhnya adalah bagian dari nikmat Tuhan untuk menjadikan
keadaan yang lebih baik dari sebelumnya. Pada hakikatnya, ada tiga proses yang
harus dilalui untuk meraih rezeki yang halal dan barokah. Proses diperlukan,
karena ia mengandung arti dinamis yang senantiasa harus dilakukan. Pertama,
DOA. Ibarat take and give. Doa sebagai komunikasi ibadah awal
memohon kepada Tuhan untuk mendapatkan nikmat-Nya. Karena Dia Maha Pengasih
dan Maha Penyayang. Dan bila menerimanya sedikit atau banyak, Tuhan mengingatkan
agar senantiasa Kita bersyukur dan janganlah kufur terhadap nikmat-Nya.

Dan
apabila Hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya
Aku adalah Dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia memohon
kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala Perintah)-Ku dan hendaklah
mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (QS.2:Al
Baqarah.186).
Dan janganlah kamu membuat kerusakan di
muka bumi, sesudah (Allah) Memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa
takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya Rahmat
Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik (QS.7:Al-A’raaf.56).
Amal
rezeki adalah program sosial
dan bukan program atau produk bisnis investasi. Produk investasinya
adalah Amal Ibadah. Kebaikan
Kita menolong Mereka, berarti Kita menanam investasi kepada Tuhan.
Dia akan mengembalikan kebaikan Kita itu dengan
nikmat-Nya yang tidak disangka-sangka. Dan hanya orang-orang tertentu saja yang
mendapatkan anugerah langsung dari Tuhan.

Siapakah
yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya
di jalan Allah), Maka Allah akan Melipatgandakan Pembayaran kepadanya dengan
Lipat Ganda yang banyak. Dan Allah Menyempitkan dan Melapangkan (rezeki) dan
kepada-Nya-lah kamu dikembalikan (QS.2:Al-Baqarah.245).
Berimanlah
kamu kepada Allah dan RasulNya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah
telah Menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara
kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya, memperoleh pahala yang besar
(QS.57:Al-Hadiid.7).
Kebaikan Kita untuk menolong Mereka sesungguhnya adalah amal perbuatan yang
baik. Wujudnya dalam bentuk kerja amal/mengajak kebaikan dan
memberi HASIL NYATA (benih amal rezeki), khususnya untuk Mereka
yang ditolong. Proses diantara kerja dan hasil nyata itulah sebagai AMAL
sholeh. Tuhan akan mengembalikannya dengan nikmat yang banyak. Jadi, proses
ketiga adalah AMAL PERBUATAN.
Jika
Amal Perbuatan itu proses ketiga, apa proses keduanya ?
Proses kedua, ILMU. Pendapat ahli agama mengatakan,
bahwa ilmu didahulukan atas amal, yaitu ayat pertama yang diturunkan pertama
kali "Bacalah" (Al-Alaq),
baru kemudian diturunkan ayat yang berhubungan dengan kerja (Al-Muddatstsir).
Ilmu didahulukan atas amal karena ilmu merupakan petunjuk dan pemberi arah amal
yang akan dikerjakan. Ilmu mendahului perkataan dan perbuatan. Dan Ilmu jualah
yang akan membenarkan niat dan perbuatan.
Bacalah
dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia
dari segumpal darah, Bacalah dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar
(manusia) dengan perantaraan kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak
diketahuinya (QS.96:Al-Alaq.1-5).
Hai orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan!, Dan
Tuhanmu Agungkanlah, Dan Pakaianmu bersihkanlah, Dan perbuatan dosa (menyembah
berhala) tinggalkanlah (QS.74:Al-Muddatstsir.1-5).
Jika
mengerjakan suatu kebaikan, Tuhan mengingatkan kita agar mengerjakan kebaikan
itu dengan niat yang ikhlas, agar terhindar
dari sifat ria (sombong/bangga) dan
berharap Tuhan mencintai kebaikan kita itu.

Sesungguhnya
setiap amalan harus disertai dengan niat. Setiap orang hanya akan mendapatkan
balasan tergantung pada niatnya. Barangsiapa yang hijrah karena cinta kepada
Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya akan sampai kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa
yang hijrahnya karena menginginkan perkara dunia atau karena wanita yang ingin
dinikahinya, maka hijrahnya (hanya) mendapatkan apa yang dia inginkan (HR. Bukhari
dan Muslim).
Sesungguhnya Allah tidak menerima amal seseorang tanpa ia ikhlas melakukannya
dan semata-mata untuk mendapatkan ridha Allah (HR. An-Nasai).
Disadari atau tidak, bahwa muara akhir dari setiap kebaikan
adalah menjadikan keadaan yang lebih baik dari sebelumnya.

Sesungguhnya
Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah
keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (QS.13:Ar Ra'd.11).
Apakah keadaan
itu NASIB ?
Siapakah KAUM yang
dimaksud itu di sini ?
Nasib pada hakikatnya adalah
statis. Keadaan itu seiring dengan waktu. Jika Kita mau bergerak
maju (evaluasi diri dari keadaan
sebelum, lalu berusaha memperbaikinya dengan sungguh-sungguh secara tulus ikhlas),
berarti Kita berupaya merubah suatu keadaan yang baru. Saat
itulah nasib Kita baru dikatakan berubah. Besarnya perubahan nasib sesesorang
tergantung dari seberapa besar orang itu mau merubah keadaan yang lebih baik.
Itu sebabnya mengapa nasib seseorang tidaklah sama. Nasib sesesorang bisa berubah
jauh lebih baik dari sebelumnya, bila orang itu mau merubah keadaan itu dengan
bekerja sungguh-sungguh secara tulus ikhlas (semangat kerja keras & kerja
cerdas, optimisme/keuletan dan cinta sebagai kekuatan yang menghidupkan).
ORANG itu adalah Mereka, Anda
dan Kami, artinya KITA
KITA ibarat suatu KAUM , KAUM dari Dunia Maya
Jadi, untuk
memperoleh rezeki yang halal dan barokah, kita harus senantiasa mengerjakan
proses "DIA".
Apa DIA itu ?
Pertama, kita harus memohon
kepada-Nya dengan ikhlas dan benar, artinya DOA.
Kedua, kita harus memiliki keyakinan dan pengetahuan yang bijaksana
dan benar, artinya ILMU.
Ketiga, dengan ilmu itu, kita harus mengerjakannya dengan ikhlas dan
benar, artinya AMAL.
Ketiga proses "DIA" itu harus senantiasa dilakukan
dengan sungguh-sungguh, ikhlas, bijaksana dan benar. Karena Dia (Tuhan) lah
yang memberikan nikmat itu dan melalui dia (Mereka) jualah Kita akan menerima
nikmat-Nya yang banyak.
Rezeki dalam program ini
hanyalah SEBAGIAN KECIL nikmat
Tuhan yang akan diberikan-Nya dan bisa merubah keadaan semua sebagai suatu kaum
menjadi lebih baik dari sebelumnya.
REZEKI
= D I A (Doa, Ilmu dan Amal)
2. PROGRAM AMAL REZEKI
Program
amal rezeki ini ibarat "media atau jalan" untuk
meraih SEBAGIAN KECIL nikmat
Tuhan melalui ilmu pengetahuan yang bisa merubah keadaan Mereka, Anda dan
Kita semua lebih baik dari sebelumnya.
.gif)
Hendaklah
orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan
rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya.
Allah tidak Memikulkan Beban kepada seseorang melainkan (sekadar) apa yang Allah
Berikan kepadanya. Allah kelak akan Memberikan Kelapangan sesudah kesempitan
(QS.65:Ath-Thalaq.7).
Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam pernah ditanya, Amal apakah yang paling dicintai Allah
?. Maka beliau menjawab, ”Yaitu yang paling kontinyu, meskipun hanya sedikit.”
(HR. Bukhari dalam Kitab ar-Riqaq).
Cara
beramal dalam program ini, yaitu pertama melihat DAFTAR
PENERIMA AMAL klik
di sini.
Anda bisa melihat dan memilih sendiri ID Amal Mereka. Kemudian
Anda tinggal mengklik ID Amal Mereka tersebut.
Semakin
banyak kita beramal menolong Mereka, maka
... Allah akan Melipatgandakan Pembayaran kepadanya dengan Lipat Ganda yang
banyak ... (QS.2:Al-Baqarah.245).
Tuhan sangat mencintai orang-orang yang rutin beramal dalam hidupnya dan memberikan
rezeki yang berlipat ganda bagi yang Dia
Kehendaki.

Perumpamaan
(nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di Jalan
Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada
tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah Melipatgandakan (Ganjaran) bagi siapa yang
Dia Kehendaki dan Allah Maha luas (Karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS.2:Al-Baqarah.261).
Program
ini menyediakan juga produk mandiri yang bisa dikembangkan oleh setiap member
(khususnya Mereka yang ditolong) untuk memiliki kegiatan usaha yang berkesinambungan
menuju kemandirian klik
di sini.
Program
amal rezeki ini dijalankan dalam suatu manajemen usaha sosial dengan terus berupaya
mengembangkan inovasi produk yang manfaat dan menarik lainnya. Dikelola secara
profesional dengan menjunjung tinggi INTEGRITAS dan KREDIBILITAS
guna mewujudkan visi dan misi program. Program ini memberikan peluang dan kesempatan
kepada setiap member untuk mengelola kegiatan amal ini di wilayahnya masing-masing
secara offline sebagai wadah atau media
beramal dan memberikan kontribusi nyata demi peningkatan kesejahteraan sosial
masyarakat.
3. TUJUAN DAN KEGUNAAN PROGRAM
AMAL REZEKI
-
Meningkatkan keimanan
kepada Tuhan dengan memperkaya nilai ibadah melalui kegiatan beramal.
-
Meningkatkan jalinan
silaturahmi yang erat diantara sesama sebagai makhluk sosial ciptaan-Nya.
-
Meningkatkan kesejahteraan
ekonomi masyarakat yang lebih baik, khususnya bagi dia (Mereka) yang ditolong
guna memenuhi berbagai kebutuhan hidup.
-
Mendukung
program pemerintah meningkatkan
kesejahteraan sosial masyarakat dan mencerdaskan masyarakat dengan berbagi
ilmu pengetahuan yang manfaat.
-
Program amal rezeki ini dapat
dikembangkan sebagai model pengembangan akhlah yang terpuji dan pengembangan
ekonomi masyarakat berbasis syariah.

Karena
itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah
kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (Nikmat)-Ku (QS.2:Al-Baqarah.152).
Dan jika kamu menghitung-hitung Nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan
jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
(QS.16:An-Nahl.18).
Marilah Kita menguatkan keimanan dengan
senantiasa memohon petunjuk dan ampunan-Nya. Meningkatkan kepedulian untuk menolong
sesama menuju perubahan keadaan yang lebih baik dan menjadi kaum yang beruntung
di dunia dan akhirat.
Dan bersabarlah,
karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat
kebaikan. (QS.11:Huud.115).
Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya
yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang
berakal, agar kamu mendapat keberuntungan" (QS.5:Al-Maidah.100).
HIDUP ADALAH IBADAH
SUSKES ADALAH
PERJUANGAN MENJADI ORANG YANG BERUNTUNG
KEBERUNTUNGAN ADALAH
KEADAAN YANG LEBIH BAIK DARI SEBELUMNYA
REZEKI
ITU BISA DIRAIH BILA KITA RUTIN BERDOA, BERILMU DAN BERAMAL
DENGAN BEKERJA SUNGGUH-SUNGGUH SECARA TULUS IKHLAS

Semoga Allah Membalas Kebaikan Anda,
Salam sukses, bahagia dan sejahtera,
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Tim Amal Rezeki
|