1. Media berAMAL online untuk menolong sesama

2. INVESTASI amal ibadah yang berpahala selamanya

3. Peluang dapat REZEKI nyata dan berlipat ganda

4. Kontribusi ILMU pengetahuan yang manfaat

5. Pelayanan PRODUK bisnis mandiri yang manfaat

STATISTIK
Member aktif : 58
Member online  : 2
Tamu online : 1
Hits sekarang : 4
Total hits : 18842

DAFTAR PENERIMA AMAL


1. Pembangunan Rumah Ibadah - ID Amal 9

Daftar Penerima Amal
INFO BERITA

Program amal rezeki adalah program sosial sebagai media beramal untuk menolong sesama. Marilah kita tingkatkan investasi mulia ini untuk membantu saudara-saudara kita yang memerlukan pertolongan.
Berita Terkini
TIM AMAL REZEKI

Chat With Us

Semarang

 

BANK PENGELOLA

 

U7632935

 

2465248881
BCA Cabang Semarang
an. Marvaelius Syah

 

1350006480055
MANDIRI Cabang Semarang
an. Marvaelius Syah

 

0172938507
BNI Cabang Semarang
an. Marvaelius Syah

 

KONFIRMASI PEMBAYARAN


SMS ONLY : 087831188997


no.ID#nama Anda#no.ID#nama Penerima#nilai transfer#Nama bank tujuan#Tanggal Transfer#
no HP registrasi

Contoh :
1#Amin#2#Amalhamba# 100.000#BCA# 31-03-2011#
0818xxxxxx

Setelah konfirmasi SMS
tunggu akftifasi dalam
1 x 24 jam

 

Liberty Reserve Payment
Confirmation by email :
amalrezeki@gmail.com

 

Beranda

 

Assalamu'alaikum wr. wb., salam sejahtera untuk kita semua

Program amal rezeki adalah sistem kegiatan beramal melalui ilmu pengetahuan (Multi Level Amal atau MLA) untuk menolong sesama, agar Mereka dapat hidup layak dan kehidupan lebih baik menuju kemandirian dan memberikan rezeki yang tidak disangka-sangka secara nyata untuk semua.

Semua kalangan bisa beramal di sini tanpa kecuali. Program amal rezeki ini dibangun sebagai sistem "PRAKTEK AMAL". Program ini kami fasilitasi semata-mata untuk berbagi ilmu, menguatkan keimanan, dan mewujudkan perubahan keadaan yang lebih baik untuk semua. Dan berharap semoga Tuhan meridhoi program Amal Rezeki ini dan melimpahkan nikmat-Nya yang banyak, khususnya Mereka yang memerlukan pertolongan.

Siapakah MEREKA itu ?


FAKIR MISKIN
ANAK-ANAK TERLANTAR
TEMPAT ATAU RUMAH IBADAH
PANTI-PANTI SOSIAL
DAN LAIN SEBAGAINYA


Bagaimana cara beramal di program amal rezeki ini ?

Cara beramal dalam program amal rezeki ini, yaitu memberikan dana amal kepada Mereka tersebut di atas dengan mendaftarkannya ke dalam sistem.

Dan belanjakanlah (harta bendamu) di Jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah Menyukai orang-orang yang berbuat baik (QS.2:Al-Baqarah.195).

Jika kamu menampakkan sedekahmu, maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan Menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah Mengetahui apa yang kamu kerjakan (QS.2.:Al-Baqarah.271).

1. KELEBIHAN DAN MANFAAT PROGRAM AMAL REZEKI

NO
U R A I A N
CARA
AMAL REZEKI
CARA KONVENSIONAL
1
Kegiatan beramal menolong sesama yang bernilai ibadah melalui ilmu pengetahuan
 Menampakkan dan Tidak Menampakkan
Tidak Menampakkan
Pertama, menampakkan kegiatan beramal di sini adalah untuk di contoh orang lain secara online sebagai suatu kegiatan sosial yang bernilai ibadah melalui ilmu pengetahuan (MLA).
Kedua, tidak menampakkannya serupa dengan cara konvensional. Anda yang beramal tidak akan diketahui oleh siapapun (program ini tidak memunculkan nama yang beramal atau Pemberi maupun nama Penerima dan hanya memunculkan nomor keanggotaan atau ID Amal.
2
Peluang dapat rezeki yang tidak disangka-sangka
 Ya dan Nyata
Ya dan Nyata
Pertama, bagi yang beramal, sistem secara otomatis (random) akan memberikan rezeki yang tidak disangka-sangka untuk Mereka yang ditolong.
Kedua, secara konvensional, Penerima dapat rezeki langsung dari Pemberi yang beramal. Tetapi hanya Penerima tertentu yang menerima rezeki lebih, karena cakupan Pemberi wilayahnya yang terbatas. Nyata di sini adalah keyakinan dan keikhlasan hati seseorang kepada Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang dari setiap kebajikan yang dilakukannya, maka cepat atau lambat Tuhan pasti mengabulkan permintaan hamba Nya.
3
Potensi pengembangan ilmu pengetahuan dan kemampuan diri, khususnya bagi Penerima
 Ya dan Nyata
Ya dan Nyata

Pertama, setiap Penerima akan berusaha untuk belajar dan memperkaya ilmu pengetahuan (aktif), khususnya Penerima dan Pemberi yang awam teknologi komputer, internet dll.
Kedua, pemberi berperan aktif membekali ilmu pengetahuan untuk kemajuan Penerima yang masih awam, agar kemampuan diri Penerima bisa lebih meningkat. Nyata di sini adalah dengan keyakinan, ikhtiar dan kemauan diri yang kuat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, maka kemampuan diri bisa lebih meningkat.

Menjalani hidup dan kehidupan ini, kita pasti berharap bisa mendapat rezeki yang halal dan barokah. Membuat hidup bahagia dan sejahtera di dunia dan akhirat. Pertanyaannya adalah,
Bagaimana cara mendapatkan rezeki yang halal dan barokah ?

Esensi rezeki itu sesungguhnya adalah bagian dari nikmat Tuhan untuk menjadikan keadaan yang lebih baik dari sebelumnya. Pada hakikatnya, ada tiga proses yang harus dilalui untuk meraih rezeki yang halal dan barokah. Proses diperlukan, karena ia mengandung arti dinamis yang senantiasa harus dilakukan. Pertama, DOA. Ibarat take and give. Doa sebagai komunikasi ibadah awal memohon kepada Tuhan untuk mendapatkan nikmat-Nya. Karena Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dan bila menerimanya sedikit atau banyak, Tuhan mengingatkan agar senantiasa Kita bersyukur dan janganlah kufur terhadap nikmat-Nya.

Dan apabila Hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah Dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala Perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (QS.2:Al Baqarah.186).

Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) Memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya Rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik (QS.7:Al-A’raaf.56).

Amal rezeki adalah program sosial dan bukan program atau produk bisnis investasi. Produk investasinya adalah Amal Ibadah. Kebaikan Kita menolong Mereka, berarti Kita menanam investasi kepada Tuhan. Dia akan mengembalikan kebaikan Kita itu dengan nikmat-Nya yang tidak disangka-sangka. Dan hanya orang-orang tertentu saja yang mendapatkan anugerah langsung dari Tuhan.

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), Maka Allah akan Melipatgandakan Pembayaran kepadanya dengan Lipat Ganda yang banyak. Dan Allah Menyempitkan dan Melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan (QS.2:Al-Baqarah.245).

Berimanlah kamu kepada Allah dan RasulNya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah Menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya, memperoleh pahala yang besar (QS.57:Al-Hadiid.7).

Kebaikan Kita untuk menolong Mereka sesungguhnya adalah amal perbuatan yang baik. Wujudnya dalam bentuk kerja amal/mengajak kebaikan dan memberi HASIL NYATA (benih amal rezeki), khususnya untuk Mereka yang ditolong. Proses diantara kerja dan hasil nyata itulah sebagai AMAL sholeh. Tuhan akan mengembalikannya dengan nikmat yang banyak. Jadi, proses ketiga adalah AMAL PERBUATAN.
Jika Amal Perbuatan itu proses ketiga, apa proses keduanya ?

Proses kedua,
ILMU. Pendapat ahli agama mengatakan, bahwa ilmu didahulukan atas amal, yaitu ayat pertama yang diturunkan pertama kali "Bacalah" (Al-Alaq), baru kemudian diturunkan ayat yang berhubungan dengan kerja (
Al-Muddatstsir). Ilmu didahulukan atas amal karena ilmu merupakan petunjuk dan pemberi arah amal yang akan dikerjakan. Ilmu mendahului perkataan dan perbuatan. Dan Ilmu jualah yang akan membenarkan niat dan perbuatan.

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya (QS.96:Al-Alaq.1-5).

Hai orang yang berkemul (berselimut), bangunlah, lalu berilah peringatan!, Dan Tuhanmu Agungkanlah, Dan Pakaianmu bersihkanlah, Dan perbuatan dosa (menyembah berhala) tinggalkanlah (QS.74:Al-Muddatstsir.1-5).

Jika mengerjakan suatu kebaikan, Tuhan mengingatkan kita agar mengerjakan kebaikan itu dengan niat yang ikhlas, agar terhindar dari sifat ria (sombong/bangga) dan berharap Tuhan mencintai kebaikan kita itu.

Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat. Setiap orang hanya akan mendapatkan balasan tergantung pada niatnya. Barangsiapa yang hijrah karena cinta kepada Allah dan Rasul-Nya maka hijrahnya akan sampai kepada Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya karena menginginkan perkara dunia atau karena wanita yang ingin dinikahinya, maka hijrahnya (hanya) mendapatkan apa yang dia inginkan (HR. Bukhari dan Muslim).

Sesungguhnya Allah tidak menerima amal seseorang tanpa ia ikhlas melakukannya dan semata-mata untuk mendapatkan ridha Allah (HR. An-Nasai).


Disadari atau tidak, bahwa muara akhir dari setiap kebaikan adalah menjadikan keadaan yang lebih baik dari sebelumnya.


Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (QS.13:Ar Ra'd.11).

Apakah keadaan itu NASIB ?

Siapakah KAUM yang dimaksud itu di sini ?

Nasib pada hakikatnya adalah statis. Keadaan itu seiring dengan waktu. Jika Kita mau bergerak maju (evaluasi diri dari keadaan sebelum, lalu berusaha memperbaikinya dengan sungguh-sungguh secara tulus ikhlas), berarti Kita berupaya merubah suatu keadaan yang baru. Saat itulah nasib Kita baru dikatakan berubah. Besarnya perubahan nasib sesesorang tergantung dari seberapa besar orang itu mau merubah keadaan yang lebih baik. Itu sebabnya mengapa nasib seseorang tidaklah sama. Nasib sesesorang bisa berubah jauh lebih baik dari sebelumnya, bila orang itu mau merubah keadaan itu dengan bekerja sungguh-sungguh secara tulus ikhlas (semangat kerja keras & kerja cerdas, optimisme/keuletan dan cinta sebagai kekuatan yang menghidupkan).

ORANG itu adalah Mereka, Anda dan Kami, artinya KITA

KITA ibarat suatu KAUM , KAUM dari Dunia Maya

Jadi, untuk memperoleh rezeki yang halal dan barokah, kita harus senantiasa mengerjakan proses "DIA".
Apa DIA itu ?

Pertama, kita harus memohon kepada-Nya dengan ikhlas dan benar, artinya DOA.
Kedua
, kita harus memiliki keyakinan dan pengetahuan yang bijaksana dan benar, artinya ILMU.
Ketiga
, dengan ilmu itu, kita harus mengerjakannya dengan ikhlas dan benar, artinya AMAL.
Ketiga proses "DIA" itu harus senantiasa dilakukan dengan sungguh-sungguh, ikhlas, bijaksana dan benar. Karena Dia (Tuhan) lah yang memberikan nikmat itu dan melalui dia (Mereka) jualah Kita akan menerima nikmat-Nya yang banyak.

Rezeki dalam program ini hanyalah SEBAGIAN KECIL nikmat Tuhan yang akan diberikan-Nya dan bisa merubah keadaan semua sebagai suatu kaum menjadi lebih baik dari sebelumnya.

REZEKI = D I A (Doa, Ilmu dan Amal)



2. PROGRAM AMAL REZEKI


Program amal rezeki ini ibarat "media atau jalan" untuk meraih SEBAGIAN KECIL nikmat Tuhan melalui ilmu pengetahuan yang bisa merubah keadaan Mereka, Anda dan Kita semua lebih baik dari sebelumnya.

Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak Memikulkan Beban kepada seseorang melainkan (sekadar) apa yang Allah Berikan kepadanya. Allah kelak akan Memberikan Kelapangan sesudah kesempitan (QS.65:Ath-Thalaq.7).

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya, Amal apakah yang paling dicintai Allah ?. Maka beliau menjawab, ”Yaitu yang paling kontinyu, meskipun hanya sedikit.” (HR. Bukhari dalam Kitab ar-Riqaq).

Cara beramal dalam program ini, yaitu pertama melihat DAFTAR PENERIMA AMAL klik di sini. Anda bisa melihat dan memilih sendiri ID Amal Mereka. Kemudian Anda tinggal mengklik ID Amal Mereka tersebut.

Semakin banyak kita beramal menolong Mereka, maka ... Allah akan Melipatgandakan Pembayaran kepadanya dengan Lipat Ganda yang banyak ... (QS.2:Al-Baqarah.245). Tuhan sangat mencintai orang-orang yang rutin beramal dalam hidupnya dan memberikan rezeki yang berlipat ganda bagi yang Dia Kehendaki.

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di Jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, seratus biji. Allah Melipatgandakan (Ganjaran) bagi siapa yang Dia Kehendaki dan Allah Maha luas (Karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS.2:Al-Baqarah.261).

Program ini menyediakan juga produk mandiri yang bisa dikembangkan oleh setiap member (khususnya Mereka yang ditolong) untuk memiliki kegiatan usaha yang berkesinambungan menuju kemandirian klik di sini.

Program amal rezeki ini dijalankan dalam suatu manajemen usaha sosial dengan terus berupaya mengembangkan inovasi produk yang manfaat dan menarik lainnya. Dikelola secara profesional dengan menjunjung tinggi INTEGRITAS dan KREDIBILITAS guna mewujudkan visi dan misi program. Program ini memberikan peluang dan kesempatan kepada setiap member untuk mengelola kegiatan amal ini di wilayahnya masing-masing secara offline sebagai wadah atau media beramal dan memberikan kontribusi nyata demi peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.

 

3. TUJUAN DAN KEGUNAAN PROGRAM AMAL REZEKI

  1. Meningkatkan keimanan kepada Tuhan dengan memperkaya nilai ibadah melalui kegiatan beramal.
  2. Meningkatkan jalinan silaturahmi yang erat diantara sesama sebagai makhluk sosial ciptaan-Nya.
  3. Meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang lebih baik, khususnya bagi dia (Mereka) yang ditolong guna memenuhi berbagai kebutuhan hidup.
  4. Mendukung program pemerintah meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat dan mencerdaskan masyarakat dengan berbagi ilmu pengetahuan yang manfaat.
  5. Program amal rezeki ini dapat dikembangkan sebagai model pengembangan akhlah yang terpuji dan pengembangan ekonomi masyarakat berbasis syariah.

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (Nikmat)-Ku (QS.2:Al-Baqarah.152).

Dan jika kamu menghitung-hitung Nikmat Allah, niscaya kamu tidak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS.16:An-Nahl.18).


Marilah Kita menguatkan keimanan dengan senantiasa memohon petunjuk dan ampunan-Nya. Meningkatkan kepedulian untuk menolong sesama menuju perubahan keadaan yang lebih baik dan menjadi kaum yang beruntung di dunia dan akhirat.

Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS.11:Huud.115).

Katakanlah: "Tidak sama yang buruk dengan yang baik, meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang berakal, agar kamu mendapat keberuntungan"
(QS.5:Al-Maidah.100).

 

HIDUP ADALAH IBADAH

SUSKES ADALAH PERJUANGAN MENJADI ORANG YANG BERUNTUNG

KEBERUNTUNGAN ADALAH KEADAAN YANG LEBIH BAIK DARI SEBELUMNYA

REZEKI ITU BISA DIRAIH BILA KITA RUTIN BERDOA, BERILMU DAN BERAMAL
DENGAN BEKERJA SUNGGUH-SUNGGUH SECARA TULUS IKHLAS

Semoga Allah Membalas Kebaikan Anda,
Salam sukses, bahagia dan sejahtera,

Wassalamu'alaikum wr. wb.


Tim Amal Rezeki

Copyright © 2009 by amal rezeki, All Rights Reserved